Selamat Datang di Blog Balung Craft, Kerajinan asli Wong Jember
Salam sukses selalu untuk kita semua, semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita selalu dimudahkan rezeki serta kemudahan dalam segala hal di kehidupan ini atas kehendakNya. Amin. Kali ini kami sajikan produk terbaru dari team kreatif Balung CRAFT online offline mempersembahkan sebuah produk .
Salam sukses selalu untuk kita semua, semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita selalu dimudahkan rezeki serta kemudahan dalam segala hal di kehidupan ini atas kehendakNya. Amin. Kali ini kami sajikan produk terbaru dari team kreatif Balung CRAFT online offline mempersembahkan sebuah produk .
Jenis Produk Balung Craft Serbuk Kayu CENDANA NTT Grad A 1 harga Paket per 100 Gram , ini kami jual dengan harga eceran :
Rp.100,000 ,- / satuan
(harga belum termasuk ongkos kirim)
KODE PRODUK : SKCNTTA2
Berikut ini adalah foto produk kerajinan khas yang di produksi oleh team kreatif Balung CRAFT dan untuk melihat foto satu persatu siilahkan pelajari gambar di bawah ini dengan menggeser pada scroll yang tersendia.
Untuk melihat program, promo, potongan harga bagi reseller serta tata cara pemesanan hingga indentitas, nomor telephone serta nomor rekening resmi dari management Makrifat Business anda dapat mempelajari dibawah ini.
Untuk melihat dan mempelajari terkait dengan artikel produkanda dapat menyimak tulisan di bawah ini.
Untuk melihat program, promo, potongan harga bagi reseller serta tata cara pemesanan hingga indentitas, nomor telephone serta nomor rekening resmi dari management Makrifat Business anda dapat mempelajari dibawah ini.
KAYU CENDANA
KAYU CENDANA
Cendana boleh ditanam di seluruh
Indonesia tetapi yang wangi hanya di NTT. Di Jogja tidak. Komodo boleh ada di
Inggris, Amerika, Semarang, tetapi yang indah dan bisa berkembang biak hanya di
Mangarai Barat. Ada Taman Nasional Komodo, ada Kelimutu, Ping Beach, Pasola,
Kubur Batu, Liang Bua. Potensi itu harus dioptimalkan.
Total lahan yang dipersiapkan
untuk ditanami anakan cendana oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan
di NTT seluas 20 ribu hektar. Khusus untuk Mabar, tahun 2016 ini disiapkan
5.000 bibit cendana.
Cendana, ataucendanawangi,
merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan
sebagai rempah-rempah, bahandupa, aromaterapi, campuranparfum, serta sangkur
keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad.
Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja
sejak abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara
Timur, khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa
dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.
Cendana adalah Tumbuhan parasit
pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung
pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung
kehidupannya. Karen a prasyarat inilah cendana sukar dikembang biakkan atau
dibudidayakan.
Kayu cendana wangi (Santalum
album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu yang berasal dari
daerah Mysoram di India selatan biasanya dianggap yang paling bagus
kualitasnya. Di Indonesia, kayu cendana dari Timor juga sangat dihargai.
Sebagai gantinya sejumlah pakararoma terapi dan
parfum menggunakan kayu cendana
jenggi (Santalum spicatum). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan
kimia yang dikandungnya, dan oleh karena itu kadar harumnya pun berbeda.
Berikut ini ada beberapa hal
mengenai Kayu Cendan Merah :
KAYU CENDANA MERAH
Manfaat Cendana Merah Untuk
Membantu Ginjal Polikistik – Salah satu bagian yang sangat bermanfaat dari
pohon cendana adalah kayu. Memang, membahas jenis kayu tak terlepas dengan
jenis kayu yang ini. Ya, inilah kayu cendana. Kayu cendana terkenal dengan
aromanya yang harum dan menyegarkan. Selain itu, karena baunya yang wangi,
membuat banyak orang orang menggunakan kayu cendana ini sebagai aroma terapi.
Selama berabad-abad, beberapa
sifat kayu cendana telah digunakan dalam perawatan dan obat-obatan.
Bagian-bagian pohon yang digunakan adalah kayu, kulit kayu dan minyak esensial.
Ini digunakan baik dengan sendirinya dan dikombinasikan dengan bahan lain dalam
menciptakan pengobatan untuk banyak kondisi yang menyerang kesehatan tubuh
termasuk ginjal.
Memiliki beberapa kandungan yang
sangat baik dalam mendorong kesehatan tubuh. Untuk itu banyak dari orang yang
menggunakan kayu cendana sebagai salah satu pengobatan alternatif dalam
mengatasi berbagai masalah pada kesehatan, termasuk pada ginjal. Kayu cendana
yang menjadi pilihan dalam pengobatan ginjal, hal ini tidak lepas dari manfaat
kayu cendana dalam menjaga dan mengobati penyakit ginjal itu sendri. Dan di
bawah ini manfaat dari kayu cendana untuk ginjal.
Manfaat Cendana Merah Untuk
Membantu Ginjal Polikistik
Cendana merah adalah obat herbal
lain yang sangat baik untuk ginjal. Ini karena alkalizer urin dan diuretik
alami yang membantu menghilangkan kelebihan air sebagai air kencing, dari
tubuh. Ramuan ini adalah alkalizer urin dan diuretik alami dan membantu
menghilangkan kelebihan air dari tubuh dan membantu ginjal dalam proses
ekskresi.
Cendana Merah tidak membebani
ginjal yang gagal tapi membantu menghidupkannya secara alami. Selain aktivitas
anti-mikroba, ramuan ini juga memiliki efek pendinginan pada saluran
kemih dan karenanya bertindak sebagai alkalier kemih.
Minyak cendana menunjukkan
kemampuan yang kuat untuk melawan bakteri dan virus jahat. Dalam pengobatan
tradisional, telah digunakan selama berabad-abad untuk pengobatan infeksi ginjal
dan saluran kemih.
Minyak cendana adalah agen diuretik
yang sangat baik. Ini digunakan sebagai pengobatan alami untuk infeksi saluran
kemih dan ginjal. Ini membersihkan ginjal dengan mempromosikan buang air kecil
dan menyerang infeksi dari dalam.
Cendana, atau cendana wangi,
merupakan pohon penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan
sebagai rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur
keris (warangka). Kayu yang baik bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad.
Konon di Sri Lanka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja
sejak abad ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara
Timur, khususnya di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa
dan pulau-pulau Nusa Tenggara lainnya.
Cendana adalah tumbuhan parasit
pada awal kehidupannya. Kecambahnya memerlukan pohon inang untuk mendukung
pertumbuhannya, karena perakarannya sendiri tidak sanggup mendukung
kehidupannya. Karena prasyarat inilah cendana sukar dikembangbiakkan atau
dibudidayakan.[2]
Kayu cendana wangi (Santalum
album) kini sangat langka dan harganya sangat mahal. Kayu yang berasal dari
daerah Mysoram di India selatan biasanya dianggap yang paling bagus
kualitasnya. Di Indonesia, kayu cendana dari Timor juga sangat dihargai.
Sebagai gantinya sejumlah pakar aromaterapi dan parfum menggunakan kayu cendana
jenggi (Santalum spicatum). Kedua jenis kayu ini berbeda konsentrasi bahan
kimia yang dikandungnya, dan oleh karena itu kadar harumnya pun berbeda.
Kayu cendana dianggap sebagai
obat alternatif untuk membawa orang lebih dekat kepada Tuhan. Minyak dasar kayu
cendana, yang sangat mahal dalam bentuknya yang murni, digunakan terutama untuk
penyembuhan cara Ayurveda, dan untuk menghilangkan rasa cemas.
Ciri-ciri pohon cendana
Cendana, atau dalam Bahasa
Inggris disebut indian sandalwood, adalah pohon tropis yang tumbuh di India dan
Indonesia. Pohon ini dalam taksonomi disebut Santalum album, dan dalam Bahasa
Indonesia disebut cendana wangi. Tak heran, karena tanaman ini menghasilkan
aroma wangi yang khas dan bertahan lama.
Cendana terkenal sebagai sumber
kayu cendana. Sejak lama, spesies cendana dibudidayakan untuk diambil
manfaatnya. Kayunya harum, kuat, dan memiliki manfaat pengobatan. Tanaman kayu
cendana sendiri bisa berumur panjang, dan biasanya sudah bisa dipanen ketika
mencapai umur 40 tahun.
Habitat Pohon Cendana
Secara umum terdapat dua jenis
cendana. Yang pertama adalah Cendana Merah, dan satu lagi adalah Cendana Putih.
Cendana Merah sendiri banyak
tumbuh di daerah Asia Barat seperti Funan dan India, sementara Cendana Putih
tumbuh di Nusa Tenggara Timur, antara lain di Pulau Flores, Solor, Alor, Sumba,
Adonara, Timor, Rote, Lomblen, Pantar, dan Sabu. Namun pohon Cendana kini cukup
banyak ditemukan tumbuh di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur. Tak heran bahwa
Pulau Sumba pada jaman dahulu kerap disebut juga dengan nama Sandalwood Island.
Julukan ini kemudian dibawa terus secara turun temurun semenjak zaman Belanda
hingga sekarang.
Meski kualitas cendana putih dan
merah serupa, namun keduanya memiliki kualitas yang berbeda. Kayu Cendana Merah
sendiri relatif lebih murah, namun baunya kurang harum dan secara kualitas
kurang bagus. Makanya cendana merah tidak terlalu diminati di pasaran.
Cendana liar hidup sebagai
parasit. Ia tak dapat menghidupi diri sendiri; pohon cendana perlu menyerap
sumber makanan dari inangnya. Cendana muda tidak memiliki sistem akar yang kuat
untuk menopang kehidupannya secara mandiri. Inilah yang membuat cendana bibit
sulit dibudidayakan.
Biasanya yang menjadi inang
cendana adalah pohon Akasia, Inga, Albasia, Dalbergia, Pongamia dan juga
Alang-alang.
Karena sulit dikembangkan, kayu
cendana wangi menjadi langka. Ini membuat harganya semakin tinggi. Sebagai
gantinya, perajin menggunakan alternatif dari kayu cendana jenggi (Santalum
spicatum).
Ciri-ciri Pohon Cendana
Pohon cendana memiliki nama
ilmiah Santalum album. Secara liar ia tumbuh sebagai inang, namun secara
budidaya ia tumbuh dari stek batang.
Tanaman ini tumbuh optimal di
dataran rendah hingga 1500 meter di atas permukaan laut. Ia dapat tumbuh di
laha subur, namun dapat pula bertahan di daerah berbatu. Untuk tumbuh maksimal,
pohon cendana membutuhkan penyinaran sepanjang hari.
Pohon cendana dapat ditumbuhkan
di tanah dan pot. Apabila ingin ditanam di pot, maka diameter pot untuk cendana
harus lebih besar dari 60 cm.
Tanaman ini membutuhkan media
tanam humus dan kompos. Untuk penyiraman cukup dilakukan sekali sehari. Untuk
pemupukan dilakukan sekali sehari dengan pupuk NPK daun.
Ketinggian maksimal cendana dapat
mencapai 11 hingga 15 meter, dengan diameter batang utama mencapai 25-30 cm.
Batang pohon cendana berbentuk
bulat, dengan kulit batang berwarna cokelat abu-abu untuk cendana putih, dan
cokelat merah untuk cendana merah. Cabang pohon cendana akan mulai tumbuh di
bagian setengah pohon.
Cabang utama pohon cendana tumbuh
sangat tidak beraturan. Bentuknya kerap kali tidak lurus, dengan ranting tumbuh
banyak. Sementara, bagian bawahnya tumbuh menggantung.
Ciri-ciri daun pohon cendana
adalah posisinya yang saling berhadap-hadapan dengan bentuk elips hingga oval.
Kedua ujung daun berbentuk lancip.
Pohon cendana dapat tumbuh hingga
mencapai 9 meter, dengan usia yang dapat bertahan hingga ratusan tahun.
Manfaat Pohon Cendana
Kayu cendana mempunyai bau harum
yang khas. Aroma ini menjadi nilai plus, karena cenderung awet, sehingga
furnitur yang menggunakan kayu cendana biasanya memiliki aroma yang harum. Tak
hanya furnitur, kayu cendana juga digunakan untuk kerajinan, rempah-rempah,
parfum, aromaterapi, bahan dupa, tasbih, warangka keris, dan dimanfaatkan pula
sebagai obat herbal.
Pada jaman dahulu, Raja-raja
Srilanka memanfaatkan kayu cendana untuk membalsam jenazah orang-orang
terhormat.
Selain dari hal-hal tersebut,
pohon Cendana memiliki manfaat lain, khususnya untuk kesehatan. Ia bermanfaat
untuk terapi pengobatan herbal.
Cendana kerap dimanfaatkan untuk
menyembuhkan flu, sakit kulit, lemah jantung, lesu, demam, infeksi saluran
kencing, liver, sebagai antioksidan dan juga sebagai anti-hiperglikemik.
Bagian yang biasanya dijadikan
untuk pengobatan herbal adalah bagian kayu, kulit dan minyak Cendana.
Kayu pohon cendana digunakan
untuk aromaterapi karena memiliki efek tenang. Ia dapat berkhasiat menenangkan,
dan juga membuat pikiran menjadi lebih rileks.
Dalam terapi Ayurveda, minyak pohon
Cendana digunakan untuk menghilangkan perasaan cemas dan khawatir.
Selain itu berbagai usaha modern
juga membuat sabun berbahan dasar minyak cendana.
Sebagai obat herbal, pohon
cendana mempunyai berbagai khasiat seperti antiradang, antidisentri.
Cendana pun memiliki manfaat
sebagai kewanitaan. Sebagai contoh, ia berkhasiat sebagai pembersih organ
kewanitaan saat haid. Caranya, kulit cendana digiling sampai halus lalu diseduh
menggunakan air panas. Lalu, tunggu beberapa saat sampai airnya berubah warna.
Bila airnya sudah berubah warna,
saring sampai terpisah dengan ampasnya. Minum ramuan tersebut selama beberapa
hari sampai darah haid bersih. Manfaat lain dari ramuan tersebut apabila
diminum secara rutin diyakini dapat mengharumkan organ intim wanita.
BERSAMBUNG ........
berbagai artikel
GARANSI KEASLIAN DARI MANAGEMENT TEAM BALUNG CRAFT TENTANG BAHAN BAKU PRODUK INI BERLAKU
JIKA TERNYATA BARANG TIDAK ASLI MAKA SELAMANYA BISA DI RETUR DAN UANG KEMBALI 100%
salam
"Balung CRAFT"
Handicraft asli wong Jember
Handicraft asli wong Jember







0 Tanggapan:
Posting Komentar