Selamat Datang di Blog Balung Craft, Kerajinan asli Wong Jember
Salam sukses selalu untuk kita semua, semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita selalu dimudahkan rezeki serta kemudahan dalam segala hal di kehidupan ini atas kehendakNya. Amin. Kali ini kami sajikan produk terbaru dari team kreatif Balung CRAFT online offline mempersembahkan sebuah produk .
Salam sukses selalu untuk kita semua, semoga kita selalu dalam lindungan Allah swt Tuhan Yang Maha Esa, semoga kita selalu dimudahkan rezeki serta kemudahan dalam segala hal di kehidupan ini atas kehendakNya. Amin. Kali ini kami sajikan produk terbaru dari team kreatif Balung CRAFT online offline mempersembahkan sebuah produk .
Jenis Produk Balung Craft Tasbih kayu NAGASARI ukir Asmaul Khusna 99 Biji 8 mm, ini kami jual dengan harga eceran :
Rp.75,000 ,- / satuan
(harga belum termasuk ongkos kirim)
KODE PRODUK : TKNAK998
Berikut ini adalah foto produk kerajinan khas yang di produksi oleh team kreatif Balung CRAFT dan untuk melihat foto satu persatu siilahkan pelajari gambar di bawah ini dengan menggeser pada scroll yang tersendia.
Untuk melihat program, promo, potongan harga bagi reseller serta tata cara pemesanan hingga indentitas, nomor telephone serta nomor rekening resmi dari management Makrifat Business anda dapat mempelajari dibawah ini.
Untuk melihat dan mempelajari terkait dengan artikel produkanda dapat menyimak tulisan di bawah ini.
Untuk melihat program, promo, potongan harga bagi reseller serta tata cara pemesanan hingga indentitas, nomor telephone serta nomor rekening resmi dari management Makrifat Business anda dapat mempelajari dibawah ini.
KAYU NAGASARI atau PENAGA
PUTIH, atau NAGAKUSUMA (Mesua Ferrea Linn)
Pohon ini asalnya dari India, banyak ditanam dihalaman atau
kebun dibawah 1300 m dpl didaerah Jawa dan Bali, bisa mencapai tinggi 20 m
dengan diameter 50 cm. Yang dianggap bertuah umumnya terdapat di makam-makam
tokoh sejarah, misal Raja, Ulama seperti di Imogiri, Kotagede, Kudus dan Gunung
Muria. Daun yang muda berwarna merah, duduk berhadapan, bunga besar dengan 4
helai daun mahkota yang berwarna putih, berbau wangi. Sedang buahnya berkulit
keras disebut Gandhek berisi 1 – 4 biji. Mulai akar, daun, bunga sampai kulit
dan kayu dimanfaatkan untuk obat dan azimat penangkal bahaya.
Kuncup bunga yang masih tertutup disebut sari kurung atau
cangkok kurung. Sedang kuncup bunga yang telah terbuka disebut sari mekar atau
cangkok mekar. Benang sarinya harum, dinamakan podhisari atau sari naga / sari
cangkok. Bunga yang telah diambil benang sarinya ditumbuk halus menjadi
obat-obatan disebut sari cangkok. Semua ini menjadi bahan campuran pelbagai
obat racikan.
Biji Nagasari juga banyak dimanfaatkan untuk obat luar,
caranya biji ditumbuk halus setelah dihilangkan kulit kerasnya, kemudian
ditaruh dalam minyak kelapa atau wijen (sesam oil) dan dipanasi. Minyak ini
sangat baik untuk luka infeksi, eksim menahun, bengkak bahkan bisul dan segala
macam penyakit kulit. Untuk pengobatan sebaiknya dalam keadaan hangat larutan
nogosari dalam minyak itu dioleskan pada bagian yang sakit.
Biji Nagasari juga dapat digunakan untuk pengobatan infeksi
dalam. Caranya, ambil 3 –5 nogosari, pecah dan tumbuk lalu taruh dalam gelas
berikut kulitnya lalu seduh dengan air setengah panas (air termos), diamkan
sekitar 5 menit dan setelah dingin diminumkan pada si sakit. Isinya jangan
dibuang tetapi isi dengan air panas lagi dan lima jam kemudian diminumkan lagi
kemudian ditambah air panas lagi dan minumkan 5 jam kemudian. Air nogosari ini
sangat baik untuk mengobati haid yang selalu sakit, pendarahan lambung dan
keputihan. Menurut pengalaman banyak orang, segala penyakit yang mempunyai efek
panas badan dapat disembuhkan dengan nogosari, baik dengan seduhan dalam air
mulai dari biji, serpihan kayu, daun, bunga atau kulit kayunya. Kulit kayu
Nogosari berwarna coklat, jika sudah tua menjadi coklat kehitaman atau coklat
dengan serat serat hitam. Kayu yang dianggap mempunyai daya gaib istimewa terutama
yang dari makam leluhur. Untuk mendapatkannya dianjurkan puasa mutih (hanya
makan nasi dan minum air putih) selama beberapa hari. Sebelum memotong kayu,
seyogyanya melakukan sesaji selamatan menurut petunjuk penjaga makam.
Kayu Nogosari termasuk keras dan ulet, sebaiknya setelah
dipotong jangan dijemur, tetapi setelah agak kering buatlah barang yang
diinginkan, misal tongkat, pipa, stick dan sebagainya.
Kayu ini sangat berbahaya jika untuk memukul. Secara
spiritual kayu ini bersipat mengembalikan daya yang dilontarkan kepada pemakai.
Diyakini kayu ini merupakan kayu yang paling unggul diantara kayu bertuah
lainnya. Tuahnya : keselamatan, kewibawaan, pengobatan, perlindungan terhadap
orang jahat/jin jahat, binatang berbisa, anti tenung dan black magic. Pemakai
kayu ini diharapkan berlaku jujur dan suci, jika tidak maka tindakan negatif
nya akan berbalik memukul diri sendiri. Kayu Nagasari mudah dikenal karena jika
ujungnya dibakar tidak menyala dan jika direndam air sekitar 10 menit maka
permukaannya akan keluar bulu-bulu halus.
Pantangan : Kayu ini jangan sekali-kali dilangkahi wanita
atau pria dan seyogyanya kayu ini jangan dilekati benda logam(emas, kuningan,
perak) atau gading. Biarkan seperti adanya. Kayu yang tua sangat bagus untuk
dibuat mata cincin, khasiatnya sama dengan membawa kayu Nagasari dalam ukuran
besar.
Manfaat Kayu
Bertuah Nagasari
Kayu nagasari atau bisa juga
disebut galih nagasari adalah salah satu kayu yang dianggap memiliki daya magis
bagi masyarakat Jawa khususnya Cirebon. Kayu dari pohon yang berasal dari India
ini banyak tumbuh di Indonesia khususnya di pulau Jawa dan Bali. Kita juga bisa
menemuinya di daerah makam-makam raja dan tokoh sesepuh dahulu seperi makam
Imogiri, kudus dan Muria, serta Kotagede.
Pohon kayu nagasari bisa mencapai
20 meter tingginya. Pohon kayu nagasari memiliki daun yang berwarna merah muda.
Pohon kayu nagasari ini juga memiliki bunga yang sangat wangi, ukuran bunganya
besar. Kemudian juga memiliki buah yang berkuliy keras. Pohon kayu nagasari ini
bisa di manfaatkan seluruh bagian dari pohon ini untuk di jadikan obat
tradisional.
Memang banyak pemahaman manfaat
dari kayu ini di dasarkan atas alasan daya magis bertuah dari kayu ini. Meski
sulit dibuktikan secara empiris atau lewat studi penelitian. Namun Sesuatu yang
belum bisa di buktikan dari penelitian belum tentu tidak ada. Lebih bijak jika
kita menganggapnya bahwa sifat bertuah ini belum ditemukan keilmiahannya dan
memang dimungkinkan ada sifat magis yang dimilikinya. Berikut manfaat dari kayu
nagasari.
Karya seni bertuah
Kayu nagasari sebagian orang di
yakini orang memiliki daya magis yang positif bagi orang-orang yang jujur.
Sebaliknya akan menjadi racun bagi orang-orang yang memiliki sifat jelek. Kayu
ini di jadikan oleh para seniman untuk di buat menjadi karya seni yang selai
memiliki nilai keindahan juga memiliki nilai magis. Sebut saja seperti tasbih,
cincin, hiasan dinding, kalung, ornamen ruangan, dll.
Keselamatan saat
berkendara
Kekuatan kayu nagasari memang
dipercaya sangat bertuah. Bahkan banyak yang menganggapnya adalah kayu bertuah
paling Ampuh. Kayu nagasari ini bisa digunakan sebagai hiasan, ornamen, ataupun
tasbih yang bisa di bawa seseorang saat berkendara. Diiringi dengan sunatullah
yang tepat dengan berhati-hati di jalan maka kita akan selamat selama
berkendara.
Harmonisasi rumah
tangga
Kayu nagasari ini selain
dipercaya untuk memberikan keselamatan selama berkendara juga dipercaya untuk
menjaga keharmonisan keluarga. Sifat bertuahnya ini diyakini hanya berhasil
bagi orang-orang yang jujur. Jika kita memiliki sifat negatif dalam berumah
tangga seperti tidak ikhlas, selalu mengeluh terhadap pasangan diyakini tidak
akan memberikan keharmonisan nantinya.
Anti petir
Entah bagaimana penjelasan
ilmiahnya, namun kayu nagasari ini di percaya oleh sebagaian masyarakat mampu
menangkal petir. Mungkin sama seperti fungsi tiang pemancar yang ada digedung
yang juga mampu menangkal petir. Namun belum ada penelitian yang mengungkap
sifat anti petir dari kayu nagasair ini. sejauh ini masyarakat meyakini bahwa
sifat bertuah kayu ini mampu menangkal petir.
Anti santet
Jika mendengar istilah santet
mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita. Namun kita sering dubuat
bertanya-tanya mengenai alasan logis dari santet ini. Beberapa pakar
menyebutkan bahwa santet bisa dilakukan dengan bantuan energi kecepatan cahaya,
dan sejauh ini bangsa jin yang memilikinya. Sehingga sebagain masyarakat yakin
bahwa santet memang ada dan pastilah menggunakan bantuan jin yang memang ada di
kehidupan kita ini.
Energi negatif dari santet yang
memiliki motif buruk untuk menyakiti seseorang bisa di tangkal dengan kayu
nagasari. Sebagian masayarakat percaya bahwa energi positif yang dimiliki kayu
nagasari yang di anugerahkan tuhan dan di sertai kebaikan, dan kejujuran dari
sifat seseorang akan mampu membuat seseorang tersebut terhindar dari santet.
Pembersihan tempat
energi negatif
Energi negatif lekat di kaitkan
dengan keberadaan setan/jin yang memiliki sifat jelek, ataupun sifat manusia
yang buruk. Memang di alam kehidupan kita ini tidak hanya terdapat materi,
namun juga adanya energi.
Tempat dengan energi negatif
biasanya di tujukan bagi tempat-tempat yang angker, seperti gedung mangkrak,
rumah kosong, pohon yang sudah tua, dll. Tempat tersebut di yakini memiliki
energi negatif. Pembersihan tempat tersebut bisa di lakukan dengan menggunakan
kayu nagasari.
Mengatasi
kesurupan/kerasukan
Fenomena kesurupan memang masih
menjadi perdebatan di masayarakat. Sebagian bertanya-tanya bagaimana bisa
makhluk halus bisa masuk ke dalam raga seseorang. Beberapa jawaban pun muncul,
ada yang menyatakan bahwa kerasukan itu memang disebabkan oleh makhluk halus,
namun ada yang berpendapat bahwa kerasukan tidak ubahnya seperti halusinasi.
Sejauh ini masyarakat mempercayai
bahwa ada 2 potensi alasan ketika seseorang tersebut mengalami gejala
kerasukan, yaitu di masuki makhluk halus atau bisa juga halusinasi. Khusus yang
kerasukan karena dimasuki makhluk halus dilakukan penyembuhan dengan
menggunakan bantuan tuah kayu nagasari ini.
Mengobati penyakit yang disertai demam tinggi
Kayu nagasari ini juga di gunakan
obat untuk penyakit-penyakit yang memiliki sifat panas. Pengobatan dilakukan
dengan mebuat ramuan dari kayu ini dan diminum oleh penderita. Minuman yang di
buat bisa berasal dari serbuk kayu, daun, kulit kayu, atau batang dari tanaman
kayu nagasari. Serbuk kayu tersebut di seduhkan dengan air panas. Bisa juga di
campur dengan teh hangat.
Kayu nagasari juga di percaya
memiliki khasiat yang bisa menyembuhkan luka luar seperti eksim, memar, maupun
luka bakar. Bahan yang digunakan adalah biji dari tanaman kayu nagasari ini.
Biji tersebut di tumbuk halus dan kemudian di campur dengan minyak kelapa yang
dipanasi. Campuran itulah yang kemudian ddioleskan di bagian yang luka.
Tidak hanya untuk pengobatan
luar, kayu nagasari juga bisa digunakan untuk pengobatan luka dalam. Bagaimana
caranya? Anda perlu 3-5 biji tanaman kayu nagasari. Kemudian tumbuh sampai
halus dan masukkan ke dalam gelas. Selanjutnya seduh dengan air hangat, dan
biarkan selama sekitar 5 menit. Setelah 5 menit barulah minuman itu diminum
oleh penderita. Ramuan itu di yakini mampu mengatasi penyakit pendarahan pada
lambung, haid, dan juga keputihan.
Ternyata banyak juga manfaat yang
dari kayu nagasari ini. Memang tidak ada penelitian mengenai kandungan nutrisi
atau senyawa yang bisa membuat kayu nagasari tersebut memiliki khasiat
menyembuhkan. Namun ada sifat yang unik dari kayu nagasari ini, yaitu ketika
ujung kayu ini dibakar tidak akan menimbulkan nyala api pada umumnya, dan
ketika di rendam dalam air selama 10 menit akan mengeluarkan bulu-bulu halus.
Kita harapkan semoga ada
penelitian lebih lanjut mengenai sifat-sifat yang dimiliki kayu nagasari ini,
Sehingga akan lebih meyakinkan kita bahwa kayu ini memiliki khasiat yang luar
biasa. Walaupun belum ada bukti penelitian, namun sudah ada bukti pengalaman
yang dirasakan oleh banyak orang. Percaya atau tidak percaya.
Faktanya kayu ini bisa memberikan
khasiat ketika di sertai dengan sifat kebaikan kita dan keyakinan diri. Jika
tidak, maka khasiat obat yang diharapkan justru menjadi racun. Kita bisa
berasumsi bahwa adanya kekuatan sugesti dan kepribadian kita yang turut
mempengaruhi nasib kita. Percaya atau tidak, Anda yang menilainya.
Berikut ini beberapa penjelasan mengenai Kayu Nagasari
Kayu Nogosari
Biasa disebut dengan penaga putih
atau naga kusuma. Pohon nagasari ini dipercaya berasal dari negara India atau
negara sekitarnya dan bukan merupakan pohon asli dari Indonesia. Di India
banyak di tanam di daerah- daerah bawah, atau sekitar menyamai permukaan air
laut. Di Indonesia banyak terdapat di pulau Jawa dan Bali.
Pohon ini bisa tumbuh hingga
mencapai ketinggian 20-an meter dan batang bisa berdiameter hingga 70cm. Pada
umumnya kayu nogosari yang dianggap mempunyai tuah adalah yang terdapat di
pemakaman raja- raja atau ulama- ulama jaman dahulu.
Ciri- ciri dari pohon nogosari
adalah daunnya berhadap- hadapan, bunga cukup besar, dan terdiri dari empat
kelopak. Kayu nogosari berwarna coklat dengan kulitnya berwarna kelabu. Warna
kayu bisa coklat tetapi adakalanya berwarna hitam.
Manfaat dari pohon ini cukup
banyak, dari bunga hingga kayunya bisa dimanfaatkan sebagai obat- obatan maupun
manfaat spiritual.
Bunga yang ada pada pohon ini
bisa dimanfaatkan sebagai campuran obat luar. Sedangkan bijinya dibuat sebagai
obat bisul, eksim menahun, penyakit kulit, luka infeksi, bengkak. Caranya
adalah menumbuk halus hingga halus. Kemudian tumbukan halus ini dicampur ke
dalam minyak kelapa atau minyak wijen. Dengan menggosokkan maka penyakit akan
berangsur sembuh.
Untuk penyembuhan infeksi, biji
diambil beberapa butir kemudian ditumbuk halus. Setelah itu tumbukan diseduh
dalam air hangat, setelah dingin kemudian diminumkan pada penderita setiap lima
jam sekali. Biji yang habis diseduh dapat diseduh lagi. Air ini juga dapat
mengurangi rasa sakit bagi yang sedang haid, pendarahan lambung dan keputihan.
Menurut seorang tabib, seduhan air dari biji, kayu, daun atau akar mempunyai
manfaat yang sama.
Secara spiritual, dipercaya kayu
nogosari mempunyai tuah yang cukup banyak. Kayu ini jika dipukulkan kepada
orang lain, maka akan fatal akibatnya. Sifatnya adalah membalikkan kekuatan
yang dipukulkan untuk menyerang ke pemiliknya sendiri. Tuah lainnya yang
dimiliki oleh pohon nogosari adalah sebagai keselamatan, kewibawaan,
pengobatan, melindungi gangguan makhluk halus dan black magic.
Untuk mengetahui keaslian dari
kayu ini adalah dengan membakar ujung kayu ini maka tidak akan terbakar, dan
jika dimasukkan ke dalam air akan keluar bulu- bulu halus setelah beberapa
menit.
Karena kemampuan yang dimiliki
oleh kayu nogosari ini, maka yang membawanya harus mempunyai sifat yang sabar
suci dan jujur. Kayu ini tidak baik jika didekatkan pada logam atau gading.
Jadi biarkan berada dalam bentuk yang sebenarnya. Sekecil apapun bentuk yang di
bawa, kekuatannya sama saja dengan membawa pohonnya.
Kayu ini dipercaya mampu
menyembuhkan orang yang kesurupan. Dengan membasahi kepala orang kesurupan
dengan air rendaman kayu ini, maka dipercaya dengan ditambah dengan doa akan
mampu menyembuhkan orang yang sedang kesurupan. Cara lainnya adalah jika tidak
terdapat air, tetapi membawa kayu ini, maka dnegan memegang tangan dan memijit
pada bagian telapak antara jempol dan telujuk dipercaya dapat mengusir roh yang
merasuki.
Berikut ini ada beberapa penjelasan terkait
dengan Kayu Nagasari :
KAYU NAGASARI
Kayu nagasari sering juga disebut galih nagasari
merupakan salah satu kayu yang dianggap memiliki daya magis bagi masyarakat
Jawa. Kayu dari pohon yang berasal dari India ini telah banyak tumbuh di
Indonesia khususnya di pulau Jawa dan Bali. Kita juga bisa menemuinya di daerah
makam-makam raja dan tokoh sesepuh dahulu seperi makam Imogiri, kudus dan Muria,
serta Kota Gede.
Pohon kayu nagasari bisa mencapai ketinggian
sekitar 20 meter. Pohon kayu nagasari memiliki daun berwarna merah muda. Pohon
kayu nagasari ini juga memiliki bunga yang sangat wangi, dengan ukuran bunganya
yang besar. Pohon ini juga memiliki buah yang berkulit keras. Pohon kayu
nagasari ini bisa di manfaatkan seluruh bagian dari pohon ini untuk di jadikan
obat tradisional.
Memang banyak pemahaman manfaat dari kayu ini di
dasarkan atas alasan daya magis bertuah dari kayu ini. Meski sulit dibuktikan
lewat studi penelitian. Namun Sesuatu yang belum bisa di buktikan dari
penelitian belum tentu tidak ada. Lebih bijak jika kita menganggapnya bahwa
sifat bertuah ini belum ditemukan keilmiahannya dan memang dimungkinkan ada
sifat magis yang dimilikinya. Berikut manfaat dari kayu nagasari.
1. Karya seni bertuah
Kayu nagasari sebagian orang di yakini orang
memiliki daya magis. Kayu ini bisa di jadikan karya seni yang memiliki nilai
keindahan juga memiliki nilai magis. Sebut saja seperti tasbih,
cincin, hiasan dinding, kalung, ornamen ruangan,
dll.
2. Perlindungan
Kekuatan kayu nagasari memang dipercaya sangat bertuah. Bahkan banyak yang menganggapnya memiliki tuah perlindungan. Karena itulah sering digunakan sebagai hiasan, ornamen, ataupun tasbih yang mudah untuk dibawa. Ini dimaksudkan agar yang membawa kayu tersebut selalu terlindungi dari bahaya apapun.
Kekuatan kayu nagasari memang dipercaya sangat bertuah. Bahkan banyak yang menganggapnya memiliki tuah perlindungan. Karena itulah sering digunakan sebagai hiasan, ornamen, ataupun tasbih yang mudah untuk dibawa. Ini dimaksudkan agar yang membawa kayu tersebut selalu terlindungi dari bahaya apapun.
3. Harmonisasi rumah tangga
Kayu nagasari ini selain dipercaya untuk
memberikan perlindungan juga dipercaya untuk menjaga keharmonisan keluarga.
Tuahnya ini berhasil bagi orang-orang yang baik dan jujur. Jika kita memiliki
sifat negatif seperti tidak ikhlas, selalu mengeluh diyakini tidak akan
memberikan keharmonisan nantinya.
4. Anti santet
Santet merupakan energi negatif yang di
maksudkan untuk menyakiti seseorang. Namun, santet bisa di tangkal menggunakan
energi dari kayu nagasari. Sebagian masayarakat percaya bahwa energi positif
yang dimiliki kayu nagasari yang di anugerahkan tuhan dan di sertai kebaikan,
dan kejujuran dari sifat seseorang akan mampu membuat seseorang tersebut
terhindar dari santet ataupun dari energi negatif lainnya.
5. Pembersihan tempat energi negatif
Energi negatif lekat di kaitkan dengan
keberadaan setan/jin yang memiliki sifat jelek, ataupun sifat manusia yang
buruk. Memang di alam kehidupan kita ini tidak hanya terdapat materi, namun
juga adanya energi. Energi positif kayu nagasari mampu digunakan untuk mengusir
energi negatif melekat pada benda ataupun manusia.
6. Penyembuhan
6. Penyembuhan
Kayu nagasari ini juga bisa di gunakan untuk
mengobati penyakit seperti infeksi luka, pendarahan lambung, keputihan, dan
penyakit kulit. Pengobatan dilakukan dengan mebuat ramuan dari serbuk kayu ini
dan diminum oleh penderita untuk penyakit dalam. Untuk penyakit luar dapat di
lakukan dengan mencampurkan srbuk kayu ini dengan minyak dan di oleskan pada daerah
yang ingin di sembuhkan.
kayu ini bisa memberikan khasiat ketika di
sertai dengan sifat kebaikan kita dan keyakinan diri. Jika tidak, maka khasiat
obat yang diharapkan justru menjadi racun. Kita bisa berasumsi bahwa adanya
kekuatan sugesti dan kepribadian kita yang turut mempengaruhi nasib kita.
Percaya atau tidak, Anda yang menilainya.
BERSAMBUNG ........
berbagai artikel
GARANSI KEASLIAN DARI MANAGEMENT TEAM BALUNG CRAFT TENTANG BAHAN BAKU PRODUK INI BERLAKU
JIKA TERNYATA BARANG TIDAK ASLI MAKA SELAMANYA BISA DI RETUR DAN UANG KEMBALI 100%
salam
"Balung CRAFT"
Handicraft asli wong Jember
Handicraft asli wong Jember































0 Tanggapan:
Posting Komentar